Volvo Luncurkan Sasis Bus Terbesar di Dunia

Volvo resmi luncurkan sasis bus yang diklaim terbesar di dunia, pada pameran FetransRio, di Rio de Janeiro, Brasil, Kamis (24/11/2016). Merek asal Swedia ini cukup dikenal sebagai pemasok bus, untuk sistem transportasi dengan kapasitas penumpang yang tinggi, seperti istilah Bus Rapid Transit (BRT).

Sasis biarticulated baru, yang disebut Gran Artic 300, memiliki panjang 30 meter dan sanggup mengangkut 300 penumpang sekaligus.

“Sekarang kami perkenalkan sasis bus terbesar di dunia. Kendaraan ini akan menyediakan sistem transportasi yang lebih efisien, menawarkan kualitas yang lebih tinggi untuk penumpang. Lebih dari itu, bisa meningkatkan efisiensi biaya untuk operator transportasi,” ujar Fabiano Todeschini, Kepala Volvo Bus Amerika Latin, mengutip Automotive World, Kamis (24/11/2016.

Gran Artic 300 ini dikembangkan di Brazil terutama untuk BRT, yang merupakan sistem transportasi dengan jalur khusus. Bus dapat membawa sampai 30 penumpang lebih dari model sebelumnya.

Pada pameran ini juga, Volvo memperkenalkan sasis baru dengan panjang 22 m, Super Artic 210. Selain kapasitas sebanyak 210 penumpang, model baru ini dilengkapi dengan lima pintu. Kendaraan ini dibangun hanya di atas tiga as roda (axle).

Bus dengan kapasitas penumpang besar ini, bisa mengurangi jumlah kendaraan yang beroperasi di koridor bus, serta mampu mengurangi emisi. Volvo adalah pelopor dalam pengembangan kendaraan pada sistem BRT, dan diakui sebagai pemimpin pasar. Perusahaan ini telah memberikan lebih dari 4.000 bus untuk BRT di Curitiba, Bogotá, Guatemala City, Mexico City, Santiago de Chile dan San Salvador.

“Kami bangga untuk mengatakan bahwa bus terbesar di dunia adalah Volvo, dan itu dikembangkan di Brazil,” kata Idam Stival, Sales Engineering Coordinator Volvo Bus Latin. Nampakanya akan menarik jika Indonesia memiliki sistem transportasi dengan bus seperti ini.

Hyundai H1 “Facelift” dengan Gril Besar

Hyundai Sime Darby Motors, distributor mobil-mobil Hyundai di Malaysia, meluncurkan Grand Starex Royale 2017 (H1 facelift). Tampangnya berubah signifikan, terasa jauh lebih segar dan dinamis.

Yang paling gampang terlihat, berubahnya gril depan yang terkesan makin mewah. Penampangnya juga lebih lebar, memadukan dua trapesium. Sebenarnya gril model ini mirip mobil-mobil Lexus, tetapi Hyundai mengemasnya dengan aksen krom dan motif yang berbeda.

Desain bemper juga berubah, di bagian ini tersemat daytime running lights (DRL) LED di dalam rumah lampu model strip. Lampu utama masih model lama. Sementara itu, bagian samping juga tampak menggunakan skirt, terkesan lebih tebal dan sporty.
Indianautosblog
Tampang belakang, makin terasa sporty.
Bagian belakang juga terasa lebih gagah, berkat adanya empat lubang berbentuk jajaran genjang pada bemper yang berfungsi sebagai saluran gas buang. Lampu diberi aksen hitam.
Tidak ada perubahan yang dilakukan di dalam. Tipe standarnya sudah dilengkapi dengan pintu geser otomatis, 11 kursi, jok balutan kulit, kantong udara, sensor parkir dan kamera, sampai sistem hiburan dengan layar sentuh.

Mobil digerakkan mesin 2.500 cc CRDi turbo diesel yang memproduksi tenaga 167,6 tk @3.600 rpm dan torsi puncak 441 Nm @2.000-2.500 rpm. Jantung pacu ini digandengkan dengan transmisi 5-percepatan otomatis.

Hyundai di Malaysia menjualnya dengan harga 168.888 ringgit Malaysia atau setara Rp 515 jutaan. Pilihan warna yang tersedia adalah Creamy White, Timeless Black, dan Hyper Silver. Hyundai di Indonesia juga tampaknya bakal memasarkan model facelift H1 ini, terindikasi dari daftar uji tipe yang sudah dilakukan.

“Kegantengan” Suzuki GSX250R Didamba Amerika

Setelah resmi meluncur di China dan Eropa via EICMA, GSX250R juga didamba publik Amerika Serikat. Perwakilan Suzuki di sana pun ingin mempercepat peluncuran, disebut dalam hitungan beberapa bulan, atau April 2017.

Di Amerika, motor ini sudah jelas akan membidik konsumen entry level, yang akan menggunakan GSX250R sebagai kendaraan harian dengan banyak menggebernya di putaran mesin rendah-sedang.

Baca: Lebih Dekat dengan Penantang Ninja 250 dari Suzuki

Apalagi, mesin sudah familiar, diambil dari GW250 atau Inazuma, yakni 248 cc pararel kembar, berpendingin cairan, SOHC. Soal tenaga dan torsi, belum ada konfirmasi, apakah akan ada perubahan atau disamakan dengan versi di China.
Suzuki
Suzuki GSX-250R dengan tampang yang mirip GSR-R100R.
Kalau sama, berarti tenaga maksimal akan ada di di angka 24,2 tk @8.000 rpm dan torsi 23,4 Nm @6.500 rpm, seperti yang dijual di China.
Motor ini diklaim punya efisiensi tinggi, hasil tes menunjukkan angka 32 kpl dengan kapasitas tangki penuh 15 liter. Artinya, dengan bensin penuh, motor ini bisa melaju sekitar 450 km.

Soal tampang, kali ini Suzuki tak mengecewakan. Mulai dari bagian depan dengan lampu LED ganda, bagian buntut yang dinamis, sampai fairing yang terlihat proporsional. Sepintas mirip GSX-R1000R.

Jika di China, Eropa, dan Amerika sudah, kapan masuk Indonesia? Tak sabar rasanya menanti gebrakan Suzuki di pasar lokal untuk kembali mendongkrak performa penjualannya yang terus merosot.

Morrissey Dengungkan “Pesan Hijau” pada GM

Penyanyi asal asal Inggris, Steven Patrick Morrissey, melayangkan surat pribadi kepada bos General Motors (GM) Mary Barra terkait isu lingkungan. Dalam suratnya, mantan pentolan band The Smiths ini meminta supaya GM menghentikan penggunaan bahan kulit untuk jok pada mobil-mobil ramah lingkungan yang ditawarkan, yakni Chevrolet Volt dan Bolt.

Pendapat pribadi ini merupakan bagian dari dukungan Morrissey dalam kampanye pencinta binatang, People for the Echical treatment of Animals (PETA).

“Mengejutkan 51 persen dari emisi global (efek rumah kaca) disebabkan oleh peternakan hewan. Kulit binatang juga harus dicelupkan dalam sup beracun bahan kimia untuk menjaga mereka dari membusuk dan limpahan dari penyamakan kulit meracuni saluran air yang vital,” tulis Morrissey dalam surat tersebut, seperti dilansir Detroit Metro Times, dilansir Autonews, Rabu (23/11/2016).

Pelantun lagu “Every Day is Sunday” ini juga mengutip hasil penyelidikan PETA terhadap kondisi mengenaskan di peternakan di Brasil yang memasok kulit untuk GM, Toyota, dan Volkswagen.
ISTIMEWA
Morrissey
“Mengingat bahwa Volt dan Bolt dipasarkan kepada pembeli yang sadar lingkungan, sepenuhnya pilihan vegetarian hanya akan memperluas daya tarik mereka,” tulis Morrissey lagi.

Merek otomotif lain, seperti Tesla yang memasarkan hanya mobil berteknologi listrik murni, sudah menggunakan kulit buatan, berbahan dasar tumbuh-tumbuhan pada mobilnya. Langkah yang diharapkan bisa diikuti para produsen mobil global lain di Amerika Serikat.

Kampanye PETA

Surat pribadi Morrissey dikirim, setelah PETA meluncurkan video investigasi, awal November lalu, memperlihatkan perlakuan buruk terhadap sapi di peternakan Brasil. Para aktivis PETA mendesak para produsen otomotif dunia untuk menggantikan bahan kulit pada interior kendaraan, sehingga menjadi kompensasi baik bagi para hewan.

Juru bicara GM, Nick Richards mengatakan, pihak perusahaan punya panduan spesifik dari seluruh pemasok yang terpilih, sesuai hukum yang berlaku. Hukum tersebut di antaranya, adalah perihal penyiksaan hewan.

“Semua bahan kulit yang digunakan pada kendaraan kami, adalah produk sampingan dari binatang. Jadi hewan tersebut tidak sengaja dijagal secara khusus untuk kulit mereka,” kata Richards.

Terkait permintaan aktivis PETA, soal penggunaan kulit buatan untuk Bolt dan Volt, Richards mengatakan semua produk GM punya pilihan non kulit untuk interiornya.

Ternyata Bisa Bikin Kunci “Immobilizer” Cadangan!

Yang dipercaya selama ini, jika kunci immobilizer mobil hilang, maka cuma diler resmi yang bisa membuat penggantinya. Ternyata, duplikasi kunci dengan sistem anti-maling itu sudah bisa dilakukan tanpa jalur resmi.

Immobilizer adalah sistem enkripsi elektronik untuk menjaga agar cuma kunci asli yang bisa menyalakan mesin. Komponennya terdiri dari transponder chip yang terdapat pada kunci.

Selain itu, pada rumah kunci yang terdapat di belakang kemudi terdapat transponder qoil, transponder key amplifier, transponder key untuk electronic control unit.

Pada mobil baru dengan immobilizer, setidaknya ada tiga kunci yang diberikan buat pemilik. Satu kunci master (utama) dan dua kunci cadangan. Ketiganya memiliki data yang sudah teregistrasi resmi.

Baca: Kenali Perbedaan “Smart Entry” dan “Immobilizer”

Menurut pengakuan salah satu pedagang kunci duplikat di salah satu sentra otomotif di Jakarta, jika salah satu cadangan hilang, maka duplikasi kunci immobilizer bisa dilakukan dengan cara mengakali transponder chip. Triknya dengan mentransfer data digital via perangkat khusus.
Istimewa
“Perangkat khusus” untuk duplikasi kunci Immobilizer.
Pedagang itu, sebut saja AA, menjelaskan, syaratnya, harus masih ada satu kunci asli yang digunakan sebagai sumber transfer data. Perangkat khusus sanggup membaca data-data dari kunci asli dan memindahkannya ke transponder chip kunci yang masih kosong.
“Nanti nomornya keluar dari kunci lama, terus ‘difotokopi’ ke transponder chip baru. Transponder chip itu dimasukkan ke kunci duplikat. Waktu dicoba, pasti hidup mesinnya,” ujar AA, saat ditemui, Kamis (24/11/2016).
Febri Ardani/KompasOtomotif
Macam-macam kunci modern yang bisa dijadikan duplikat.
AA tidak mau menjelaskan lebih detail tentang perangkat khusus itu. Namun, dia mengatakan, jenisnya berbeda-beda, tergantung merek. Dia menerangkan, duplikat kunci immobilizer yang bisa dibuat meliputi merek Jepang, misalnya Toyota dan Honda, sampai ke merek Jerman, Mercedes-Benz dan BMW.

Cara Mudah Percantik Jok Calya-Sigra

Sejak kemunculannya, Toyota Calya maupun Daihatsu Sigra mendapat respons positif dari masyarakat Indonesia. Sang produsen bahkan mengklaim pencapaian penjualannya melebihi harapan yang ditargetkan.

Kalau sudah begitu, pengusaha aksesori-lah yang coba memanfaatkan kondisi tersebut, salah satunya sarung jok. Selain bisa membuat interior jadi ruang yang semakin diinginkan pemilik mobil (customize warna jok), ini juga berfungsi melindungi lapisan jok bawaan pabrik dari kotor atau rusak.

Toko aksesori JM Karpet menyediakan paket sarung jok, untuk model mobil MPV murah Toyota dan Daihatsu tersebut. Harganya dipatok mulai dari Rp 500.000-an sampai Rp 1,4 jutaan, perbedaan harga disesuaikan dengan pilihan bahan.

“Kalau bahan Cherokee Rp 700.000 dan Oskar Rp 500.000, sementara Mbtech mencapai Rp 1.450.000. Kalau bahan yang paling murah, lebih terasa panas dibanding yang lainnya, dan khusus Mbtech ada garansi 5 tahun,” ujar Radit dari JM Karpet, yang tokonya berlokasi di sentra aksesori Mega Glodok Kemayoran (MGK) lantai 5 blok D1 nomor 1, Kamis (24/11/2016).

“Waktu penyelesaian selama tiga hari, karena biasanya banyak yang memesan dengan kombinasi warna tetentu. Jadi setelah memesan, konsumen kemudian kembali lagi untuk pemasangan. Untuk ongkos pemasangan sendiri dikenakan biaya Rp 150.000,” ucap Radit.

Sebagai alternatif, ada juga sarung jok Calya Sigra yang sudah siap pasang di toko Alif Auto, Mega Glodok Kemayoran (MGK) lantai 5 blok C1 Nomor 1, tapi memang tidak banyak pilihan warnanya. Harga satu paket sekaligus pasang berkisar Rp 750.000 dengan bahan Cherokee.

“Kami hanya sediakan warna standar saja, krem misalnya. Harga tersebut juga sudah termasuk pemasangan,” ujar Suryanto pemilik Alif Auto kepada KompasOtomotif.